Evaluasi
Evaluasi Hasil Kalibrasi
Kalibrasi merupakan salah satu persyaratan penting dalam sistem manajemen mutu laboratorium yang mengacu pada ISO/IEC 17025 :2017. Namun pelaksanaan kalibrasi tidak berhenti pada penerbitan sertifikat. tahap krusial yang menentukan kelayakan penggunaan alat adalah evaluasi hasil kalibrasi.
## Definisi Evaluasi Hasil Kalibrasi
Evaluasi hasil kalibrasi didefinisikan sebagai proses analisis dan interpretasi data yang tercantum dalam sertifikat kalibrasi untuk menetapkan status kelayakan suatu alat ukur. Proses ini dilakukan dengan membandingkan nilai penyimpangan atau kesalahan penunjukan yang di peroleh dari hasil kalibrasi terhadap batas Maximum Permissible Error (MPE).
## Istilah Penting dalam Evaluasi Kalibrasi
Koreksi
korekis adalah nilai yang harus ditambahkan dalam setiap pembacaan alat agar mendapatkan nilai pembacaan yang sesungguhnya (nilai standard).
penyimpangan atau Error
Penyimpangan atau Error merupakan selisih antara nilai penunjukan alat ukur dengan nilai standar yang benar.
## Kriteria Penilaian Kesesuaian dalam Evaluasi Hasil Kalibrasi
dalam melaksanakan evaluasi hasil kalibrasi, beberapa kriteria kesesuaian berikut wajib diverifikasi untuk memastikan integritas data :
Verifikasi Data Pre-Calibration
Pada saat pelaksanaan kalibrasi, harus dipastikan bahwa nilai pre-calibration masih berada dalam rentang toleransi yang ditetapkan. apabila ditemukan penyimpangan yang melampaui batas toleransi, dapat dilakukan tindakan adjustment atau penyetelan.
Verifikasi Masa Berlaku Kalibrasi
Tanggal pelaksanaan kalibrasi harus dipastikan tidak melampaui batas akhir periode kalibrasi yang telah ditetapkan. penggunaan alat ukur dengan status kalibrasi yang telah kedaluwarsa tidak dapat menjamin ketertelusuran metrologi dan validitas hasil pengukuran.
Penanganan Ketidaksesuaian
Untuk peralatan yang berdasarkan hasil evaluasi dinyatakan tidak memenuhi persyaratan toleransi yang telah ditetapkan, laboratorium wajib menerbitkan laporan ketidaksesuaian.
Dengan demikian, evaluasi hasil kalibrasi bukan sekedar aktivitas administratif, melainkan bentuk jaminan mutu yang memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil berdasarkan data pengukuran dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan memenuhi prinsip ketertelusuran pengukuran.